Jum’at Ukhuwah – Kondisikan Diri Hadapi Fitnah Akhir Zaman

332
Syaikh Rasyid Kajian Jumat Ukhuwah

Perdebatan mengenai akhir zaman tentu menjadi polemik yang sangat menarik untuk dibahas, terlebih lagi dikalangan pelajar atau pun da’i yang mana sudah seharusnya mengetahui rambu-rambu akan akhir zaman. Oleh karena itu pada Jum’at Ukhuwah kali ini Isy Karima mengundang pakar yang kompeten di bidang tersebut, beliau Ust. Abu Fatiyah Al-Adnani. Beliau mengisi dalam sesi pertama dan kedua (20/04/2018).

Di sesi pertama beliau mengusung tema tentang Akhir Zaman, yang diperjelas dengan fase dari zaman kenabian, khulafaurrasyidin, Umyyah, Abasiyah, Utsmaniyah, zaman modern dan Imam Mahdi. Dalam sesi ini beliau menekankan kondisi umat Islam akhir zaman yang hidup dalam kepungan 3 fitnah, yaitu: fitnah peperangan dan pembantaian antar sesama muslim, fitnah harta dan kesenangan dunia, dan fitnah gelapnya pemikiran dan idiologi sesat yang dipasarkan secara sistematik dan holistik. Namun ketiga fitnah tersebut akan ditutup dengan adanya Imam Mahdi yang menjadi pemimpin umat Islah di akhir zaman nanti.

Pada sesi kedua, beliau membahas tentang ciri kemunculan Imam Mahdi, diantaranya: ciri fisik yang mirip dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, karena Imam Mahdi merupakan keturunannya, bahkan nama Imam Mahdi dan bapaknya serupa yaitu Muhammad bin Abdullah. Ciri yang lain terbunuhnya pembesar Saudi dan terjadi perebutan kekuasaan antar putra mahkota, terjadinya gejolak bumi atau bencana alam gempa yang menenggelamkan pasukan As Sufyani. Ciri yang terakhir adanya bintang berekor yang menabrak bumi.

Beliau berpesan sebagai persiapan untuk menghadapi kondisi tersebut, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ilmu, ibadah, maisyah (pendapatan), pendidikan keluarga dan interaksi sosial di masyarakat.

Pada sesi terakhir, kajian Jum’at Ukhuwah ditutup tausiyah oleh Syaikh Dr. Rasyid As Shobahi, ulama dari Yaman yangn diterjemahkan oleh ust Ahmad Sulthoni, MPdi, yang membahas tentang keutamaan bulan Sya’ban. Diantara keutamaan tersebut ialah: Sya’ban merupakan bulan diangkatnya amalan ke langit, Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam memperbanyak puasa di bulan tersebut, dianjurkannya beristighfar dan bermunajat pada malam pertengahan Sya’ban, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengabulkan doa pada pertengahan Sya’ban kecuali pada orang musyrik dan orang yang bermusuhan sesama muslim, keutamaan yang terakhir agar memperbanyak amalan sholih (dzikir, tilawah, puasa, sedekah, dll). [rep:heru]

SHARE