Jadikan Masjid sebagai Pusat Pengkaderan Pemuda Muslim

651

Kamis (18/1/2018), Islamic Center I’dadud Du’at menggelar kajian rutin Kamis ketiga dengan tema Tarbiyatul Aulad atau Pembinaan dan Pendidikan Anak. Hadir sebagai pembicara Ustadz Syamsudin Asrori,  Pengasuh Ponpes Baitul Mukmin Qur’ani, Matesih, Karanganyar. Acara yang bertempat di Masjid ICID ini dimulai sejak jam 16.30 hingga menjelang Maghrib.

Beliau menyampaikan bahwa anak hebat bukanlah anak yang juara Olimpiade melainkan anak yang menjadikan Rasulullah sebagai lifemodel, menjadikan 24 jam hidupnya penuh pengamalan Qur’an. Rasulullah mendidik para sahabat menjadi pribadi yang jiwa dan perbuatannya bersumber dari Al-Qur’an, tidak seperti zaman sekarang ketika anak-anak dididik untuk berlomba-lomba mendapatkan ijazah. 

Seperti Rasulullah yang menjadikan rumah Arqom bin Abil Arqom sebagai tempat pertama pendidikan para sahabatnya, selayaknya para orang tua menjadikan rumah sebagai tempat pertama pendidikan anak-anaknya. Setelah dari rumah pendidikan anak-anak berlanjut ke masjid, mencontoh Rasulullah yang membangun Masjid Quba dan Masjid Nabawi tidak hanya sebagai tempat solat, tetapi juga tempat tarbiyah para sahabatnya. 

Ustadz Syamsudin Asrori menyoroti menjamurnya lembaga tahfizh Qur’an justru dikarenakan masjid banyak ditinggalkan oleh anak-anak dan pemuda.  Sehingga hadirlah lembaga alternatif untuk mendidik anak-anak dengan Qur’an. Beliau menegaskan agar anak-anak didekatkan dengan masjid sebagai solusi untuk mencetak generasi pemimpin muslim. 

“Kembalikan anak-anak ke masjid. Persiapkan mental, akal dan spiritual anak-anak di masjid. Cetak generasi pemimpin di masjid. Semakin banyak yang cinta masjid maka keberkahannya tak akan pernah berhenti untuk kita.” tutur beliau. 

Setelah rumah dan masjid, pendidikan anak-anak berlanjut ke jenjang Daar Shuffah seperti yang dilakukan para sahabat Nabi baru kemudian sampai ke jenjang program Kuttab dan Ma’had yang banyak bermunculan hari ini. 

Semoga semakin banyak orangtua yang mendekatkan anak-anaknya dengan masjid. Dan masjid tidak hanya sebatas tempat ibadah ritual saja, tetapi menjadi pusat tarbiyah dan pengkaderan generasi pemimpin muslim. [rep:agng]

SHARE