Jl. Solo-Tawangmangu KM 34, Pakel, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah 57791

Kuliah Umum | Geopolitik Global Timur Tengah Dan Peran WAMENLU Dalam Perdamaian Dunia – Bapak Muhammad Anis Matta, Lc

KARANGANYAR – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI), Muhammad Anis Matta, Lc., memberikan kuliah umum di MTQ Isy Karima Karanganyar ( 19/1/2026 ) yang menyoroti peran strategis Indonesia di tengah dinamika geopolitik dunia. Dalam acara tersebut, Bapak Anis Matta menekankan bahwa masa depan peradaban dunia tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan militer, melainkan pada kekuatan nilai dan kualitas pendidikan.

Anis Matta mengawali kuliahnya dengan memaparkan fakta mengenai perubahan dunia yang sangat cepat. Ia menyatakan bahwa nilai-nilai Islam harus menjadi kompas dalam pengembangan peradaban di masa depan. Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa kontribusi Islam terhadap budaya dan ilmu pengetahuan global lahir dari kekuatan pemikiran, bukan sekadar dominasi kekuatan fisik.

“Peradaban yang tangguh adalah peradaban yang dibangun di atas fondasi nilai-nilai luhur dan pendidikan yang kuat,” tegasnya di hadapan para peserta.

Modernisasi Pendidikan Islam – Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pentingnya integrasi pendidikan. Beliau memberikan apresiasi terhadap model pendidikan seperti di Mahad Isykarima, yang berupaya memadukan ajaran Islam tradisional dengan kurikulum modern. Langkah ini dinilai sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang proaktif dan mampu merespons tantangan global dengan perspektif yang luas.

Kesadaran Geopolitik bagi Santri – Bapak Anis Matta juga mendorong para santri dan mahasiswa untuk tidak buta terhadap peta politik dunia. Dengan merujuk pada peristiwa sejarah dan tokoh-tokoh besar Muslim masa lalu, ia mengajak generasi muda untuk memahami bagaimana interaksi internasional terbentuk. Pemahaman geopolitik ini dianggap sebagai modal utama bagi Indonesia untuk tampil sebagai pemain kunci dalam kancah ekonomi dan budaya internasional.

Diplomasi dan Integrasi Budaya – Di akhir sesi, Wamenlu menyerukan penguatan hubungan diplomasi, khususnya dengan negara-negara di dunia Muslim. Ia melihat adanya peluang besar bagi Indonesia untuk menarik investasi dan meningkatkan sektor pariwisata dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kerangka kerja internasional.

Kuliah umum ini menjadi pengingat bagi para akademisi dan pemuda bahwa peran Indonesia dalam perdamaian dunia harus dibarengi dengan kesiapan intelektual dan penguasaan nilai-nilai yang dapat diterima secara global.

Murottal yang lain