Zionis Larang Masuk 85% Bahan Logam ke Gaza

508

GAZA, Senin (PIC): Wakil Presiden Serikat Industri Logam dan Teknik Muhammad Hamad menegaskan, Zionis mencegah masuk 85% perlengkapan penting dan bahan-bahan logam ke Jalur Gaza. Hal itu menyebabkan para pekerja di sektor ini mengalami kerugian besar. Hamad mengatakan pada PIC Sabtu lalu (25/4) bahwa blokade atas Gaza oleh Zionis memiliki efek sangat buruk pada sektor industri logam dan teknik. Sebenarnya efek tersebut sudah muncul sejak awal blokade tahun 2006, namun kian memburuk belakangan ini.

Ia juga menyebutkan, Zionis mencegah masuk berbagai jenis besi dengan dalih digunakan oleh Hamas. Untuk memenuhi kebutuhan, akhirnya warga Palestina mencari jalan alternatif melalui terowongan bawah tanah. Hamad menekankan bahwa krisis akibat blokade kian memburuk setelah sejumlah terowongan dihancurkan dan 1.250 pembangunan di sektor ini berhenti beroperasi. Selain itu, sekitar 6.000 hingga 6.500 pekerja kehilangan pekerjaan dan ratusan pekerja lainnya terkena dampak tidak langsung.

Hamad mengungkapkan, Zionis hanya mengizinkan masuk seng dengan jenis spesifik dan lempeng besi berlapis timah mencakup ketebalan antara 0.3 hingga 0.7 cm, serta digunakan hanya untuk proyek-proyek internasional. Sementara kebutuhan warga Gaza tetap tidak terpenuhi.

Larangan masuknya beberapa jenis bahan mendorong meroketnya harga bahan-bahan tersebut. Ia menegaskan, alasan Zionis melarang masuk pasokan bahan-bahan yang sangat dibutuhkan hanyalah mengada-ada dan jelas bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur ekonomi Palestina.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

SHARE