Pastor Katolik Gaza: ‘Saya Bangga Lihat Mujahidin Palestina Lawan Penjajah’

757

GAZA, Selasa (PIC): Pastor Manuel Musallam, seorang tokoh Gereja Katolik Jalur Gaza, menyatakan rasa bangganya pada “Tentara Palestina” yang berjuang secara jantan berhadap-hadapan dengan penjajah di tanah airnya, bukan di negara lain.

Dalam pernyataan resminya kepada PIC (Palestine Information Center), Pastor Musallam menyatakan kebanggaannya menyaksikan para pemuda mengangkat senjata membela rakyat dan tanah airnya. Pastor Musallam juga menyatakan jihad yang dilakukan gerakan Muqawamah di Gaza berdampak sangat penting bagi keadaan Palestina saat ini.

Pastor Katolik ini juga menyampaikan penghormatan kepada seluruh pemimpin perlawanan yang telah menyiagakan para Mujahidin Palestina di meda pertempuran.

“Sebagai warga Palestina, selama saya memiliki kekuatan sedemikian, saya berhak merebut hak-hak saya dan berdiri tegak di depan wajah musuh. Musuh telah dipaksa mengakui adanya kekuatan Muhajidin Palestina. Maka musuh juga harus dipaksa mengakui seluruh hak rakyat Palestina di atas tanah airnya sendiri,” demikian pernyataan tertulis Pastor Musallam.

Tokoh Gereja Katolik Gaza ini juga menggarisbawahi hubungan baik antara warga Nasrani Palestina dan Muslimin Gaza, “Kebaikan hubungan ini semakin baik di bawah pemerintahan Hamas.”

Pastor Musallam juga menjawab tuduhan sebagian orang, baik di Palestina maupun di Eropa, yang menuding dirinya sebagai “orang Hamas”. Kata Pastor Musallam, “Tuduhan itu adalah sebuah ‘emblem kehormatan’ bahkan sebuah ‘mahkota’ di atas kepala saya.”

Ditegaskannya dalam pernyataan yang sama, “Kami tidak menderita karena Hamas, tapi kami bersama-sama menderita dengan Hamas. Dalam masa-masa yang sangat berat, Hamas melindungi warga Kristen dari orang-orang ekstrim yang dapat mencederai Gereja, khususnya waktu ramai kasus karikatur-karikatur penghinaan (terhadap Nabi Muhammad), juga saat ramai kasus pidato Paus di Vatikan yang menyinggung (umat Islam).”

Semoga Allah buka hati Pastor Manuel Musallam dan para pengikutnya untuk menerima kebenaran Islam. Allahumma aamiin.*  (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

SHARE