Lomba Memanah di Hari Tarbiyah

428
hari tarbiyah latihan manah

Sabtu (14/10) merupakan Hari Tarbiyah di bulan Oktober. Hari Tarbiyah di bulan Oktober ini tampak spesial dan berbeda dari hari tarbiyah biasanya. Jika hari tarbiyah pada biasanya diisi dengan kegiatan olahraga di pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan kajian bersama para masyayikh. Namun untuk hari Tarbiyah kali ini, kajian didahulukan di waktu olahraga dilanjutkan dengan lomba memanah untuk ikhwan dan latihan memanah untuk akhwat.

Sebelum latihan dan perlombaan memanah dimulai, Syeikh Romadhon Abdul Karim membekali para asatidzah dan amilah dengan keutamaan Ribath. Beliau menjelaskan bahwa satu malam di bumi Ribath lebih utama dari malam lailatul qadr. Syeikh Romadhon menyebutkan bahwa salah satu persiapan Ribath adalah ar-romyu atau memanah. Oleh karena itu, penting bagi seorang muslim untuk belajar memanah.

Setelah kajian bersama Syeikh Romadhon, peserta ikhwan menuju arena berkuda, dan peserta akhwat menuju asrama. Setiap unit mengirimkan tiga orang perwakilannya untuk mengikuti lomba memanah. Lomba memanah di hari Tarbiyah ini dimenangkan oleh unit ICID Isy Karima dengan hadiah busur, anak panah serta seekor kambing. Juara kedua diraih oleh MATIQ Isy Karima dengan hadiah busur dan anak panah. Dan juara ketiga diraih oleh unit IMTAQ Kibar yang mendapatkan hadiah hiburan.

Adapun untuk ustadzaat dan aamiilat tidak diadakan lomba memanah seperti para asatidz dan aamil. Untuk akhwat diadakan pelatihan memanah yang dipandu oleh mahasantriwati STIQ Isy Karima, Kak Nisa dan Kak Hikmah yang memiliki keahlian dalam memanah. Sebelum latihan memanah dimulai Kak Nisa dan Kak Hikmah memperkenalkan terlebih dahulu macam-macam busur panah beserta teknik memanah. Setelah pemaparan materi memanah, para peserta akhwat memraktekkan ilmu memanahnya di lapangan didampingi kakak-kakak dari STIQ.

Lomba memanah dan latihan memanah di hari tarbiyah ini merupakan salah satu cara menghidupkan kembali sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga lomba dan latihan memanah ini bisa memacu semangat para asatidz dan aamil untuk lebih mendalami ilmu memanah sebagai salah satu persiapan untuk Ribath.
Wallahu a’lam

[rep:rhm]

BAGIKAN