Hari Tarbiyah dari Isy Karima untuk Rohingya

211
save rohingya isykarima

Sabtu (9/9), bertepatan dengan Hari Tarbiyah Ma’had Isy Karima. Agenda rutin bulanan ini diadakan setiap hari Sabtu pekan kedua. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh amil dan asatidzah Ma’had Isy Karima juga para santri dari unit-unit kibar. Hari tarbiyah ini diawali dengan olahraga untuk para amil dan asatidzah. Kemudian dilanjutkan kajian dengan materi dan tema berbeda setiap bulannya. Adapun tema Hari Tarbiyah bulan ini adalah Save and Pray For Rohingnya.

Pada hari tarbiyah biasanya kajian untuk asatidz dan santri dipisah. Tidak dengan kajian Hari Tarbiyah bulan ini. Seluruh asatidz, amil dan para santri mengikuti kajian di Auditorium Ma’had Isy Karima, karena tema kajian untuk asatidz maupun santri disamakan yaitu Do’a Untuk Kaum Muslimin di Rohingya. Pemateri pada kajian Hari Tarbiyah untuk Rohingnya adalah Ustadz Dzikrullah W. Pramoedya, salah satu tim relawan dari Sahabat Rohingnya.

Dalam pemaparannya Ustadz Dzikrullah menjelaskan kekeliruan yang selama ini ada. Kebanyakan orang Muslim bahwadanya Rohingnya adalah nama sebuah etnis muslim minoritas di Myanmar, bukan nama daerah. Adapun daerah tempat muslimin rohingnya tinggal adalah Desa Arakan. Beliau juga menjelaskan beberapa alasan mengapa rakyat rohingnya dibantai dan dihabisi di Myanmar, sebagaimana disampaikan oleh Abu Ahmad Farid yang berasal dari etnis Rohingnya.

Beberapa alasan tersebut adalah untuk memperkecil presentase ummat Islam rohingnya di Myanmar di 3 kota utama Myanmar. Dari 17 kecamatan yang dihuni etnis rohingnya ini, saat ini tersisa tinggal 4 kecamatan. Lebih dari 40 desa dibakar oleh militer Myanmar dalam sepuluh hari terakhir ini. Alasan lain dari pembatain etnis rohingnya ini adalah untuk mempertahankan status quo kekuatan rezim militer Myanmar yang sudah berkuasa lebih dari 30 tahun.

Pada akhir acara, Ustadz Dzikrullah mengajak ummat Islam untuk bermuhasabah terhadap kejadian pembataian yang terjadi pada etnis Rohingnya ini. Ada lima poin PR ummat Islam untuk Rohingnya, yaitu dakwah, tarbiyah, ekonomi, politik dan militer. Ummat Islan harus lebih memperkuat lima poin tadi untuk bisa membantu masyarakat Rohingnya. Selain itu, ada beberapa poin yang bisankita lakukan untuk membantu ummat Islam Rohingnya. Pertama adalah mendoakan saudara-saudara kita muslimin Rohingnya, kedua memberikan infaq dan bantuan untuk mereka, dan yang ketiga adalah menyebarkan informasi yang sebenarnya terjadi pada masyarakat Rohingnya di Arakan seluas-luasnya.

Dalam kajian Hari Tarbiyah bertema Rohingnya ini juga diadakan penggalangan dana untuk kaum muslimin Rohingnya. Semoga doa-doa dan dana yang dikumpulkan hari ini bisa membantu meringankan beban masyarakat Rohingnya.
Wallahu a’lam bishowab

[rep:rhm]

BAGIKAN