Dauroh Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah III

327
dauroh aswaja isykarima

Markaz Dauroh Ma’had Tahfizhul Qur’an Isy Karima kembali mengadakan Dauroh Manhaj Ahlussunnah Wal Jama’ah. Dauroh ini merupakan dauroh lanjutan dari Dauroh Manhaj Ahlussunnah wal Jamaah sebelumnya bersama Syeikh Ramadhan Abdul Karim. Kitab yang dibahas dalam dauroh ini sama seperti dauroh sebelumnya yaitu, Kitab al-Ushul ats-Tsalatsah karya Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab.

Pada dauroh ketiga ini materi melanjutkan bab al-Ushul ats-Tsani yaitu Ma’rifatu al-Islamu bii al-Adillah atau mengetahui makna Islam dengan dalil-dalilnya yang terdiri dari tiga macam yaitu, Islam, Iman dan Ihsan. Makna Islam dibahas pada dauroh sebelumnya, sehingga pada dauroh ketiga ini materi dimulai dari lanjutan pembahasan tentang Islam, Iman, Ihsan dan dilanjutkan al-Ushul ats-Tsaalitsah. Penerjemah pada dauroh kali ini adalah Ustadz Umar, Mudir MQBA (Markaz Qur’an dan Bahasa Arab) Isy Karima.

Syeikh Romadhon menjelaskan makna Iman, Islam, dan Ihsan dengan penjelasan hadits Jibril ‘alaihissalam tentang Iman, Islam dan Ihsan. Sebelum menjelaskan makna Iman, Islam dan Ihsan, Syeikh mempraktekkan adab tholibul ‘ilmi yang terdapat dalam hadits tersebut. Hal ini penting diperhatikan bagi para penuntut ilmu untuk senantiasa menjaga adab dalam tholabul ‘ilmi.

Setelah pembahasan al-Ushul ats-Tsani selesai, pembahasan dilanjutkan ke bab al-Ushul ats-Tsalatsah yaitu Ma’rifatu Nabiyyukum Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu pemahaman tentang shiroh atau riwayat hidup Nabi kita Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dari lahir hingga wafat.

Alhamdulillah pada dauroh ketiga ini pembahasan al-Ushuul ats-Tsalatsah seluruh poin-poin dari Tiga Ushul Islam yaitu pengetahuan tentang Allah, pengetahuan tentang Islam dan pengetahuan tentang Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam telah dijelaskan oleh Syeikh Romadhon. Ketiga poin ini sangatlah penting diketahui oleh ummat Islam. Semoga dengan selesainya pembahasan kitab al-Ushul ats-Tsalatsah pada Dauroh Manhaj ahlussunnah wal Jamaah ini dapat menambah pengetahuan para santri dan asatidz tentang Islam itu sendiri dan menambah kecintaan terhadap Islam. Dan semoga dauroh ini bisa menguatkan keilmuan para santri dan asatidz untuk senantiasa berilmu sebelum beramal.

Wallahu a’lam bishowab

[rep:rhm]

BAGIKAN