Berobat Ala Rasulullah bersama dr. Agus Rahmadi

444
Berobat Ala Rasulullah bersama dr. Agus Rahmadi

Jum’at Ukhuwah di bulan November ini, ta’mir masjid Bilal bin Rabbah mengundang dr. Agus Rahmadi. Beliau adalah dokter yang mempelajari tentang tuntunan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam bidang kesehatan. Dokter Agus mencoba memperkenalkan kembali pendekatan kedokteran Islam yang saat ini sudah mulai dilupakan oleh ummat Islam. Terbukti dari banyaknya orang sakit yang lebih bergantung dengan dokter daripada tuntunan Rasulullah dalam menyembuhkan penyakit.

Misalnya ketika penyakit datang menerpa kebanyakan orang lebih memilih langsung mencari obat untuk mengatasi penyakit tersebut. Padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak mencontohkan hal seperti itu. Rasulullah menuntun kita untuk terlebih dulu memohon kesembuhan kepada Allah.

Dokter yang mengambil double degree dalam kuliah kedokterannya ini memberikan tips sehat ala Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam. “Saat ini penyakit bermacam-macam. Dan itu kebanyakan disebabkan oleh pola makan,” ungkap dr. Agus. “Seharusya kita mengikuti pola makan Nabi, yaitu 1/3 makan, 1/3 air dan 1/3 udara,” tambah beliau.

Dokter yang seringkali dijuluki sebagai dukun ini juga menghimbau para jamaah Jum’at Ukhuwah untuk kembali kepada pengobatan herbal dan jangan tergantung dengan obat sintetis. Herbal lebih mudah didapat, lebih murah, sudah pasti kehalalannya serta tidak memiliki efek samping. Berbeda dengan obat sintetis yang lebih mahal dari herbal dan belum terjamin kehalalannya.

Misalnya saja dalam kasus kolesterol. Dokter Agus menyarankan untuk memanfaatkan rambut jagung, bawang putih, kunyit, temulawak dan jeruk nipis untuk menghancurkan kolesterol agar tidak terbentuk plak di saluran pembuluh darah. Kolesterol juga bisa disembuhkan dengan berpuasa ala Nabi Daud alaihissalam.
Untuk kasus hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa beliau meresepkan untuk merutinkan salah satu sunnah Nabi, senyum dengan ikhlas dengan ikhlas, 20 kali selama 20 detik, setiap hari. Resep dokter Agus terdengar aneh. Namun, dalil ilmiahnya jelas. “Saat tersenyum, endofrin keluar dan melebarlah dinding pembuluh darah,” ungkap beliau. Selain itu penderita hipertensi disarankan untuk menjalankan diet rendah lemak dan rendah garam. Dan sebagai pelengkap, penderita hipertensi bisa mengkonsumsi mentimum yang dijus bersama bawang putih, semangka, belimbing, dan seledri. Bisa juga dengan merutinkan mengkonsumsi air rebusan daun salam.

Bagi penderita maag dan batuk dokter Agus menyarankan untuk mengkonsumsi madu. “Madu adalah P3K wajib yang harus ada di rumah,” tambah dokter Agus. Dalam al-Quran disebutkan bahwa madu termasuk obat yang berkhasiat. Selain itu madu juga aman diberikan untuk segala jenis penyakit.

Dokter Agus Rahmadi juga menghimbau jama’ah untuk tidak anti pada bekam. Karena metode bekam atau hijamah merupakan sunnah Nabi dan efektif menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, tetap harus dilihat kasus atau penyakit yang diderita oleh pasien. Karena tidak semua penyakit bisa dibekam. Misalnya saja orang dengan penyakit hipertensi atau hipotensi tidak disarankan untuk langsung dibekam.

Semoga dengan penyampaian berobat ala Rasulullah ini jama’ah Jum’at Ukhuwah bisa kembali menghidupkan sunnah Nabi yang mulai banyak ditinggalkan dalam dunia pengobatan. Wallahu a’lam [rep:rhm]

BAGIKAN